Wednesday, December 6, 2017

(Beauty Talk) Masker Wajah Terbaik di Bawah 50 ribu Rupiah

Haiii semuaa!!


Kali ini aku kembali dengan postingan  yang sedikit berbeda, aku akan menulis tentang masker wajah mana yang menurutku masker wajah terbaik yang pernah aku coba. Aku sendiri sebenarnya dulu tidak pernah memakai masker, mau itu wash off, peel off, atau mask sheet. Tetapi sejak menjadi beauty blogger, pengalaman memakai masker ku jadi mayan banyak, dan aku mau share produk masker yang paling aku suka.

Postingan kali ini aku berkolaborasi dengan Komunitas Beauty Blogger & Vlogger, they really have an amazing community! Bagi para blogger dan vlogger yang ingin bergabung membuat kolaborasi bersama bisa langsung klik di link atas.


Mau tau masker apa yang jadi favku? Baca terus postinganku sampai selesai :D.


Innisfree it's real squeeze mask

Masker pertama yang paling aku suka, adalah mask sheet dari Innisfree, siapa beauty enthusiast yang ngga kenal Innisfree? Merk dari Korea Selatan ini terkenal dengan produk mask sheetnya yang bernama It's real squeeze mask. Sering banget mask sheet ini seliweran di timeline sosmed atau juga online shop, awalnya aku skeptis sama masker ini dan kukira hasilnya bakal biasa aja sama seperti merk lain.





Tapi ternyata It's real squeeze mask ini enak banget di wajah, ukuran maskernya ngga terlalu lebar dan lubangnya juga ga terlau besar, essencenya banyak dan ngga bikin lengket, selain itu cepat menyerap sehingga wajahku yang berjerawat dan berminyak nyaman pakainya. Aku paling suka memakai varian bija, karena setelah memakai aku perhatikan jerawatku jadi lebih kalem dan mengecil! Saat digabungkan dengan skincare malam lain, keesokan harinya jerawatnya sudah kempes atau paling tidak, sudah tidak meradang lagi. Pokoknya love banget sama mask sheet ini!

Acnes Tea Tee Oil Clay Mask

Masker favorit lainnya adalah Acnes Tea Tree Oil Clay Mask. Masker ini adalah masker wash off, jadi sifatnya dioles setelah itu ditunggu selama 10-20 menit, kemudian dibilas dengan air. Masker ini merupakan salah satu rangkaian pengusir jerawat dari Acnes, Acnes sendiri adalah salah satu brand dari Mentholatum yang dikhususkan untuk kulit berminyak dan berjerawat, warna khasnya adala hijau putih seperti D*tol. 

Hal yang aku suka dari Acnes Tea Tree Oil Clay Mask adalah khasiatnya dalam mengobati jerawat. Setelah aku memakai masker ini aku memperhatikan jerawatku jadi mengempes dan keesokan harinya sudah tidak meradang. Dan entah mengapa masker ini meskipun harganya terjangkau (sekitar 30 ribuan) tapi tekstur claynya ngga murahan loh, jadi beneran clay dan rasa mentholnya terasa. Tapi sama seperti masker oles lain, jangan sampai kelamaan memakainya soalnya nanti wajah jadi merasa kering dan gatal. 

Itu adalah pendapatku soal masker wajah terbaik di bawah 50rb yang pernah aku gunakan! Aku sendiri akan mencoba masker-masker lainnya dan hopefully, menemukan masker yang lebih baik dan menjadi holy grailku. 

Selain aku, blogger cantik Rahma Brilianita juga membuat list masker kesukaannya, kalau mau tahu klik saja gambar di bawah ini :




Thanks untuk KBBV yang telah memberi kesempatan collab, dan for the readers for sticking up with my review, like, comment, or share below so I'll know what you think! See you~









Tuesday, December 5, 2017

(REVIEW) Sariayu Putih Langsat Facial Scrub


HAIII Semuuaaa!!

Kali ini aku akan mereview tentang produk asli Indonesia yang mungkin semua orang tau, yaitu Sariayu. Produk Sariayu yang akan aku review adalah Sariayu Putih Langsat Facial Scrub. Aku sendiri tidak pernah tahu kalau wajah ternyata ada scrub nya, biasanya sih peeling gel atau peeling cream. Yuk baca terus pendapatku tentang produk ini!.

Aku mendapatkan produk ini dari Yuk Cobain, Yuk cobain sendiri adalah website yang memberikan produk secara free dengan imbalan review dari orang yang mencoba, mirip seperti 08 Liternya Korea, dan sama susahnya, aku sendiri sudah daftar berpuluh kali baru dapat, tapi kalau kalian ingin mencoba, langsung aja ke Yuk Cobain. 


Info di belakang tube
Pertama aku akan membahas packaging seperti biasa, packaging Sariayu Putih Langsat Facial Scrub berbentuk tube berwarna putih dengan netto 75gr. Di bagian depan terdapat gambar bengkoang, lambang brand, nama produk, label halal, netto, serta klaim. Klaim produk ini berdasarkan di tube adalah :

"Mencerahkan, mengangkat sel kulit mati, dan membantu pembentukan sel kulit baru, kulit wajah tampak bercahaya."


Sedangkan di baliknya,  terdapat klaim yang sama seperti di bagian depan, cara pakai, dan perhatian yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris, setelah itu ada komposisi di bagian tengah,  sedangkan di bagian bawah ada keterangan dan alamat perusahaan, keterangan brand, kedaluwarsa dan keterangan no animal testing. Produk ini paraben free dan animal testing, which is really gooodd, terutama melihat harganya yang terjangkau  sekitar 20-25 rb.

Produk
Sariayu Putih Langsat Facial Scrub ini memiliki tutup botol berbentuk flip, dan di bagian ujung tube ada plastik penutup supaya terlihat mana yang pernah dibuka dan tidak. Saat aku pencet, facial scrubnya lengket dan kental seperti gel, berwarna putih susu, dan terdapat banya sekali scrub, wanginya segar seperti bunga dan bengkoang, tidak terlalu mengganggu meskipun saat digosokkan dan dicampur air ke wajah wanginya masih sangat tercium. 

Aku sendiri suka dengan teksturnya karena berarti tidak rawan tumpah ataupun mengeluarkan terlalu banyak, toh nanti juga dicampur dengan air.

saat dibaurkan ke tangan
Gambar di atas adalah saat Sariayu Putih Langsat Facial Scrub aku baurkan ke tangan, scrubnya agak kasar dan menurutku agak keras di kulitku yang sensitif. Cara pakai Sariayu Putih Langsat Facial Scrub ini menurut petunjuk di tube :

"Gunakan tiga kali seminggu pada wajah yang sudah dibasahi, pijat perlahan, hindari area sensitif di sekitar mata. Bilas hingga bersih."


Personally, aku tidak menggunakan scrub ini 3x seminggu karena terlalu keras scrubnya, takutnya malah iritasi, sehingga aku hanya memakai paling banyak 2x seminggu. Hasilnya wajahku menjadi segar, terasa halus dan kesat, serta lebih cerah.  Karena aku belum lama memakai produk ini, hasil mencerahkannya masih belum terlihat permanen. Untungnya, meskipun sedikit keras di wajahku, tidak ada jerawat atau jerawat di wajah yang menjadi lebih parah (iritasi), tapi itu juga mungkin karena aku memijat wajah dengan sangat lembut.

What I like about this product :
Murah
- Mudah di dapat di Indonesia
- Wanginya segar
- Tidak mudah tumpah
- Wajah menjadi segar, halus, dan cerah

What I don't like about this product :
- Scrubnya agak kasar
- Kandungannya agak keras untuk wajah sensitif

Overal : 3,5/5
Purchase? Maybe

Aku merekomendasikan Sariayu Putih Langsat Facial Scrub bagi yang ingin memiliki scrub wajah dengan harga terjangkau dan dengan merk yang telah terjamin mutunya. Tetapi untuk pemilik wajah sensitif menurutku jika memakai produk ini harus hati-hati dalam memijat, dan tidak menggunakanny terlalu sering.

Thanks for sticking up with my review, comment, share, or like below so I'll know what you think! See you~

Wednesday, November 22, 2017

(Mini Tutorial) BEAUTIESQUAD Birthday Makeup Collaboration



Haiii semua!!

Kali ini aku kembali dengan postingan another collab with Beautiesquad! *SFX : Hurrayy*.
Bagi yang belum familiar dengan namanya Beautiesquad, Beautiesquad adalah blogger community yang setiap bulan berkolaborasi dengan member maupun non membernya untuk membuat makeup look sesuai tema bulan tersebut. Kali ini Beautiesquad merayakan ulang tahunnya yang pertama, selain collab ini Beautiesquad juga mengadakan berbagai macam giveaway dengan hadiah yang menarik. 

Nah, untuk Birthday Makeup look ku kali ini aku beri nama Royal Shimmery Purple. Gak nyambung? Ya aku bahkan gatau apakah itu sebuah kalimat, lol. Anyway, berikut ini adalah look yang aku ciptakan :

Tadaaa!!
Untuk look ini, aku menggunakan produk-produk :



Dari kiri-kanan :

1. Etude House Perfect BB Cream No.23
2. Viva Eyebrow Pencil
3. QL Fashion Eyeliner Pen
4. Wardah Exclusive lipstick no. 33
5. Wardah Luminous Loose Powder No. 04
6. Skinfood Salmon Concealer No. 22
7. Okalan Glowing Palette seri B
8. The Zulu by Juvia's Place 
9. The Beauty Creations Irresistible Palette
10. Pixy Highlight and Shading (ga kefoto)
11. Etude House Skin Conditioning (ga kefoto)

Cukup banyak? Ngga juga sih, untuk full glam makeup menurutku justru ini lebih sedikit dari pro MUA atau b/vlogger yang lebih senior hehe. Kali ini aku ngga akan membuat tutorialnya tapi akan aku beritahu campuran eyeshadow yang aku gunakan. 


click to zoom

Aku menggunakan The Beauty Creations Irresistible Palette shade "naked" untuk bagian bawah brow, kemudian "kiss me" aku pakai di bagian crease nya, shade ini juga sebagai dasar dari campuran ungu yang akan aku gunakan.




Setelah itu aku mencampur kuning dari The Zulu by Juvia's Place di bagian crease sekalian juga aku tambahin si "kiss me" supaya terlihat lebih deep. Setelah itu, aku menggunakan warna ungu dari palettenya Juvia's di bagian dalam dan luar kelopak mata dan aku blend dengan bagian crease. Setelah itu di bagian tengah, aku gunakan shade champagne pink dari Juvia's, shade ini cuakeepp banget, shade favoritku dari palette ni soalnya pigmented, gampang di blend, dan shimmernya bagus banget ngga belepotan kemana-mana. 


click to zoom
Sedangkan untuk highlight nya aku menggunakan shade "Glam & Bright" dari Okalan Glowing Palette, shade keunguan ini  bagus banget di mukaku, karena meski terlihat keunguan tapi kalau di apply banyak-banyak ngga akan terlihat seperti pakai eyeshadow shimmer warna ungu, jadi bener-bener highlighter dengan shade keunguan, you get what I'm saying? XD.






Jadi deh!!  Maybe hasil makeup ini masih jelek banget dibanding yang sudah pro, karena sebelumnya aku belum pernah mencoba campuran warna seperti ini dan ada seperti "cut creasenya" ala-ala di IG, tapi demi merayakan ultah Beautiesquad aku belain belajar loh hehe. Oh iya aku memilih warna ungu karena menurutku ungu itu cantik banget kalau misal dipadukan secara tepat, karena warna ini cukup underrated terutama di indonesia. Bahkan kebanyakan tutorial cut crease atau eyeshadow model IG kebanyakan menggunakan warna neutrals atau warm, padahal arti warna ungu itu royalty loh, jaman dulu digunakan untuk keluarga bangsawan bukan janda.

Aku berterima kasih kepada Beautiesquad telah memberikan kesempatan untukku berkolaborasi dengan amazing bloggers di seluruh Indonesia, aku harap ke depannya Beautiesquad akan semakin sukses dan semakin banyak blogger/vlogger yang berkontribusi dan saling mengenal satu sama lain lewat komunitas ini!. Contohnya salah satu blogger cakeup Rani Sandra ini :



Looknya juga ngga kalah kece looh, kalau penasaran gimana sih caranya bikin makeup look seperti itu bisa langsung klik fotonya, langsung deh akan diberi tutorial maupun berbagai macam review makeup di blognya. Selain kami berdua masih banyaakkk blogger/vlogger berbakat lain di Beautiesquad. Beautiesquad sendiri di bulan November ini masih terus mengadakan giveaway menarik, bagi yang ingin mengunjungi page Beautiesquad bisa klik di :

Instagram : https://www.instagram.com/beautiesquad/
Fanpage Fb : https://www.facebook.com/Beautiesquad/

Thanks for sticking up with my post! If you want you can like, share, or comment below so I'll know what you think! See you~

Tuesday, November 14, 2017

(REVIEW) Guardian Facial Mask in Vitamin C & Banana

HALLO!!!! 

Ketemu lagi di postinganku hehe. Kali ini aku akan mereview sebuah merk yang awal tahun ini meluncurkan rangkaian varian mask sheetnya, yaitu Guardian Facial Mask! Guardian sendiri adalah salah satu drugstore yang juga menyediakan skincare maupun kosmetik dengan berbagai merek di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia. Baru-baru ini Guardian merambah meluncurkan they own face & body care line! Ada sabun, lotion, bahkan sampai mask sheet. Karena aku suka banget pakai mask sheet akhirnya memutuskan untuk mencoba mask sheet dari Guardian ini, dan kebetulan ada promo +1000 dapat 2, yang sebenarnya harganya sekitar 23 ribuan satu jadi +1000 aku sudah dapat 2 pcs.




Pertama aku akan bahas packagingnya, packagingnya standard sheet mask, yaitu bungkusnya berbentuk persegi panjang dengan tulisan brand, nama produk, dan juga klaim. Yang berbeda dari facial mask merk lain adalah ukuran bungkusnya lebih besar dan juga bahannya tidak menggunakan plastik glossy, tapi doff, mirip seperti mask sheet dari Innisfree. Latar warna facial mask ini disesuaikan dengan variannya, kalau yang vitamin c menggunakan gambar lemon dengan latar warna biru laut, sedangkan yang banana menggunakan gambar pisang dan latar kuning tua.

Guardian Facial Mask VItamin C, click to zoom

Guardian Facial Mask Banana, click to zoom

Klaim produk bisa dilihat di bagian belakang packagingnya, untuk yang varian Vitamin C mengklaim kalau mengandung antioksidan dari vitamin esensial, vitamin C dan Glutathione, untuk merawat kulit sehat seutuhnya.
Sedangkan untuk yang varian Banana mengklaim untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan diperkaya dengan ekstrak pisang membersihkan pori-pori terbuka dan membuat kulit terlihat benar-benar sempurna.

The mask and essences

Saat aku buka aku sedikit surprised karena wanginya enakkk banget! Mirip dengan ekstrak buahnya, jadi kalau pakai varian Vitamin C akan beraroma lemon sedangkan kalau Banana akan beraroma pisang (yang mana enak banget jadi laper). Meskipun wangi banget, tapi ngga mengganggu, karena wanginya seperti nggak ada campuran kimia atau alkohol jadi pure wangi buah yang kuat. But again, aku ngga sensi sama wewangian (kecuali parfum mobil) jadi ngga begitu tau apakah ini bisa membuat hidung sensitif terganggu.


Me using Guardian FacialF Mask
Ukurang sheet masknya lumayan besar, sayang lubang untuk mata menurutku terlalu besar sehingga bagian bawah mata nggak kebagian. Essencenya tidak terlalu cair tapi juga tidak terlalu kental, jadi tengah-tengah, berwarna bening dan menurutku dibandingkan dengan merk Korea kurang banyak. Mask sheet ini sudah terasa kering saat dipakai selama 30 menit di kamarku yang ber-AC, menurutku sih lumayan cepat kalau dibandingkan dengan merk masker Korea, mungkin karena essencenya lebih sedikit jadi berpengaruh.

Meskipun ada kekurangannya, tetapi yang paling aku suka dari masker ini adalah ketebalan mask sheetnya. Mask sheet nya jauh lebih tebal daripada merk masker drugstore lain aku pernah coba (seperti Cherimoa, KaradosMentholatum, dll), jadi tidak gampang sobek dan menurutku harganya yang 23 ribuan memang worth it dengan kualitas mask sheet nya.

Me using Guardian facial mask

Setelah memakai Guardian Facial Mask ini kulitku terasa kenyal, halus, lembut, dan lebih cerah. Mask sheet ini juga tidak membuat jerawatku menjadi iritasi dan tambah besar. Essencenya juga tidak terlalu membuat kulit terasa lengket, jadi suka banget mijet-mijet wajah setelah memakai masker ini dan wajahku yang berminyak jadi ngga tambah seperti kilang minyak. Tapi tentu saja sama seperti merk lain hasilnya mask sheet ini tidak permanen, sekitaran 2 hari efeknya sudah hilang jadi harus teratur.

What I like about this product :
- Wanginya enak banget
- Bahan maskernya tebal
- Kulit menjadi halus, kenyal, lembut
- Membuat kulit jadi lebih cerah
- Tidak membuat kulit terasa lengket dan berminyak
- Tidak membuat jerawat iritasi
- Mudah didapat di seluruh Guardian

What I don't like about this product :
- Kinda pricey
- Bagian lubang matanya terlalu besar
- Essencenya lebih sedikit dari merk lain

Overal : 4/5
Repurchase? Yes.

Guardian facial mask ini aku rekomendasikan pada kalian yang ingin mencoba-coba atau lagi cari mask sheet yang bagus. Aku sendiri akan repurchase kalau misalnya ada promo +1000 dapat 2, karena harganya tergolong tinggi daripada merk masker lain :D.

Thanks for sticking up with my review, like, comment, or share below so I'll know what you think! See you~


Wednesday, November 8, 2017

(REVIEW + Comparison) Kylie Lip Kit Original & Fake (KW)

HALOOOOOO!!

Kembali lagi dengan aku, tak terasa sudah memasuki bulan Nopember dan sebentar lagi pergantian tahun. Hayoo yang udah bikin new year resolution segera ditepati, jangan seperti aku hahaha. Nah kali ini aku mau membuat postingan tentang Kylie Lip Kit yang selalu ngehits, meskipun aku tahu kok kalau aku telat banget dibanding blogger lain yang udah bikin review dari taun berapa, maklum mak, anak kuliahan kere baru bisa beli yang ori :(.


Selain membahas Kylie Lip Kit ori, aku juga akan membandingkan dengan lip kit KW yang aku punya. Shade untuk Kylie Lip Kit ori adalah Kristen dan yang KW Posie K, gambar di atas adalah yang ori.

Kylie Lip Kit Kristen

Pertama aku akan bahas yang ori dulu, aku membeli Kylie Lip Kit ini di Shopee dengan harga  390 rb, murah? Iya murah banget dibanding seller lain yang masih menjual dengan harga 450-500 ribu. Aku bisa dapat murah karena sellernya dapat dari promo 1+1, aku ingin beli yang Pumpkin atau Ginger tapi sayang udah habis. 

Kylie Lip Kit Kristen ini dideskripsikan sebagai warm brown berry, jadi warna pink tua (almost red) dengan undertone mauve, jadi ngga terlalu ngejreng warnanya tapi masih terlihat segar meski dipakai dengan makeup tipis.

kiri : ori, kanan : fake

kiri : ori, kanan : fake

Gambar di atas adalah side by side antara yang ori dan fake, bisa terlihat yang ori box putihnya terlihat lebih bersih dan lebih putih daripada yang fake, dusnya terlihat putih tulang dengan kesan yang lebih buram. Selain perbedaan itu adalah penempatan keterangan di bagian belakang, pada gambar kedua, yang ori tulisannya sedikit lebih kecil dan masih menyisakan space di bagian bawah, sedangkan yang fake fontnya lebih besar dan keterangannya sampai tidak ada space di bagian bawah.

atas : fake, bawah : ori

atas : fake, bawah : ori

Di bagian atas ada keterangan shade, untuk font sama seperti yang aku jelaskan untuk keterangan di belakang, yang ori fontnya lebih kecil daripada yang fake,  di bagian samping ada line yang berfungsi sebagai penanda shade, karena aku beli shadenya berbeda, aku ga bisa membandingkan antara shade yang asli dan palsu, pokoknya warna box untuk yang fake lebih pudar dari yang ori.

kiri : fake, kanan : ori

Gambar di atas adalah side by side liquid lipstick nya  Kylie Lip Kit, untuk ukuran yang ori terlihat lebih pendek daripada yang fake, meskipun bedanya cuma sedikit tapi kalau dijajarkan jadi terlihat. Untuk font berbeda dengan dusnya, yang fake kali ini yang fontnya lebih kecil sedangkan yang ori lebih besar tulisannya. 


kiri : fake, kanan : ori

kiri : fake, kanan : ori
Saat aku putar capnya, bau dari Kylie liquid lipstick yang ori akan berbau persis seperti Jordana Sweet Cream Matte, yaitu bau kue yang manis banget, sedangkan yang fake baunya seperti meses murah yang dijual di pasar, aku bingung gimana deskripsikannya lagi hehe.

Selain bau, ukuran ulir cap nya juga berbeda, yang ori lebih besar dan berwarna bening sedangkan yang fake lebih ramping dan berwarna putih. Sedangkan di bagian stiker bawah, font yang ori lebih besar daripada yang fake, selain itu letak stiker yang fake agak miring posisinya daripada yang ori.


kiri : fake, kanan : ori

kiri : fake, kanan : ori

Bahas aplikatornya, untuk yang ori aplikatornya terlihat bening dengan liquid lipstick yang jarang menempel di batangnya, di bagian bawah tutupnya juga ada seperti gerigi, sedangkan yang fake wandnya berwarna putih, ujungnya lebih besar, dan banyak liquid lipstick yang menempel di bagian batangnya, selain itu tidak ada gerigi pada bagian bawah cap seperti yang ori


atas : ori, bawah : fake

atas : fake, bawah : ori

Nah sekarang beralih ke lip pencilnya, ini kelihatan jelas bedanya karena tutupnya jauh berbeda, yang ori ujung tutupnya membulat dan datar sedangkan yang fake hampir mirip seperti tutup pulpen, panjang dan agak runcing. Di bagian keterangan sama-sama letaknya dan hampir sama semua kecuali fontnya yang fake agak lebih besar dan icon kedaluwarsa pemakaian juga lebih besar daripada yang ori. Tapi aku perhatikan yang ori juga memiliki kode seri berbentuk emboss, hal ini tidak ada di produk yang fake.


atas : ori, bawah : fake

Lip pencil ini juga beda banget dari teksturnya, yang ori kalau di swatch terasa creamy dan cepat tumpul padahal baru sekali pakai, sedangkan yang fake seperti pensil krayon dan masih belum terlihat tumpul padahal berkali-kali di swatch.

Berikut ini adalah swatch di tanganku :




Gambar-gambar di atas adalah swatch di lenganku, dan menurutku warnanya mirip meskipun shadenya beda! Entah memang dari asalnya shade Kristen dan Posie K mirip ataukah karena yang Posie K fake, perbedaannya cuma yang Kristen warnanya lebih ke pink daripada si Posie yang keunguan.

Untuk tekstur, yang ori terasa creamy dan mudah sekali diratakan, hanya perlu sekali celup untuk mengcover semua permukaan bibir, keringnya cepat dan hasilnya dead matte. Untuk lip pencilnya sukaaaa banget, karena lembut, creamy, dan nyaman banget di bibir. Sedangkan yang fake teksturnya lebih cair, sama-sama pigmented untuk liquid lipsticknya,  keringnya lebih lama, dan hasilnya agak lengket. Kalau lip pencilnya terasa keras dan warnanya kurang keluar. 

Aku sebenarnya males pakai yang fake, asalnya sih aku beli ditipu sama orang, dia jual alasan preloved jadi dapat lebih murah eh ternyata dikasih fake, aku line minta ganti tuh orang malah nyolot, padahal sebelumnya aku belom pernah pegang Kylie Lip kit yang ori tapi kelihatan banget lah kualitas KW, apalagi kalau dipakai di bibir lengket dan ngga nyaman, cuma shade nya aku akuin cantik banget. Untuk ketahanan yang ori sekitar 3-4 jam sampai bibirku terasa kering, ini wajar soalnya liquid lipstick Kylie memang terkenal bikin kering, kalau dibuat makan yang pudar cuma tengahnya. Sedangkan yang fake selain lengket dia juga long lasting banget, mau makan apa aja ngga geser, cuma rasanya seperti pakai lem, hampir mirip seperti liquid lipstick LA Girl, bahkan LA Girl sedikit lebih nyaman.

Intinya sih aku sarankan jangan tergoda sama harga murah kalau untuk produk impor, apalagi harganya di bawa harga USD nya, pasti KW. Semoga postingan ini dapat membantu beauty enthusiast dan pecinta makeup untuk dapat melihat mana Kylie Lip Kit yang asli dan palsu. Thanks for sticking up with my post, leave a like, share, or comment below so I'll know what you think!

See you~